Senin, 11 April 2011
Underground, Markas Lobi Pro-Zionis di Indonesia Berpindah-Pindah
Jember - Indonesia-Israel Public Affairs Committe (IIPAC) bergerak bawah tanah sejak berdirinya. Kelompok 'lobi pro-Israel' ini sadar, publik Indonesia belum akan menerima mereka dengan tangan terbuka.
Tahun 2007, sepulang dari belajar di 'Israel', Benjamin Ketang yang ditugaskan menjadi direktur eksekutif mulai mengembangkan IIPAC bersama kawan-kawannya. Mereka mencoba melakukan lobi bisnis agar investasi dari Israel bisa masuk dan diterima pengusaha Indonesia. "Tapi kami underground dulu," katanya.
Sebagai gerakan bawah tanah, IIPAC ternyata lumayan cepat mengembangkan sayap. Kini sudah ada cabang organisasi ini di delapan provinsi, salah satunya di Jawa Timur. Banyak yang menawarkan diri ingin menjadi anggota, kata Ketang.
Namun jangan tanyakan di mana markas IIPAC. Organisasi ini berpindah-pindah alamat. Ketang menyodorkan kartu nama kepada saya. Dan saya terkejut, di kartu nama itu, markas IIPAC terdapat di tempat yang sangat jauh di luar Jakarta. "Kami mengantisipasi keamanan. Kami sangat hati-hati. Tapi kami punya kantor di Jakarta," katanya.
Sehari sebelum bom buku di Utan Kayu, 15 Maret lalu, Ketang berangkat ke 'Israel'. Ia berada di Tel Aviv hingga 22 Maret. Namun, ia juga memantau perkembangan berita soal teror bom itu.
Tak khawatir jadi sasaran teror bom buku, tanya saya.
"Saya tak merasa jadi sasaran. Aku sih terserah kepada Yang Bikin Hidup," kata Ketang. Isi botol Coca-Cola di depannya nyaris tandas. [wir]
Sumber : beritajatim
Label:
Benjamin Ketang,
IIPAC,
Indonesia,
Nasional
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Laman
Daftar
Archives
-
▼
2011
(67)
-
▼
April
(24)
- ABG Zionis Saja Tak Tergila-gila Justin, ABG Kita ...
- Berapa Juta Dollar Bantuan yang Diberikan Washingt...
- Facebook Blokir Halaman Ikhwanul Muslimin
- Sekitar 1000 Kristen Amerika Daftar Jadi 'Warga Ne...
- Mesir Revisi Kontrak Gas, Zionis Terpukul
- Gara-gara Pelarangan Menyembelih Hewan Tanpa Dibiu...
- Negara Palestina Merdeka, Fantasi Mahmoud Abbas ?
- Anak-anak Dibantai, Ini Dia Bukti Kebiadaban Zioni...
- PBB: Palestina Siap Menjadi Sebuah Negara
- AS Dituding Halangi Upaya Eropa Damaikan 'Palestin...
- Wuih, Thuram Main Bola Bersama Anak-Anak Palestina !
- Netanyahu : Armada Bantuan Tujuan Gaza Adalah Prov...
- Pemilu 2014, IIPAC Cari Capres 'Pro-Israel'
- Sikap Barat Diskriminatif Terkait Nuklir Internasi...
- Underground, Markas Lobi Pro-Zionis di Indonesia B...
- AS Akan Dukung Pendanaan Sistem Pertahanan "Iron D...
- Jihad Islam: Pejuang Palestina Tidak Akan Menyerah...
- Mossad Diduga Korupsi
- Cari Tentara Yang Ditawan Hamas, Zionis Sebarkan S...
- Aneh, Goldstone Tiba-tiba Menarik Laporan Kejahata...
- Yahudi di Sekeliling Adolf Hitler
- Proyek Rekonstruksi Gaza Bangun Seribu Unit Rumah
- Menolak Bertanding Lawan Tim Penjajah Israel, Indo...
- PM Netanyahu Klaim 'Wilayah Israel' Berdasarkan Ta...
-
▼
April
(24)
Diberdayakan oleh Blogger.
Konstributor
Entri Populer
-
Simbol yahudi di atap gedung Iran Air TEL AVIV- -Hasil citra satelit dari bandara Teheran yang berhasil diabadikan layanan Google Earth m...
-
Jakarta - Ketua 'Perayaan Hari Kemerdekaan Israel', Samuel Dahana mengaku sebagai Jemaat Gereja Kristen Jawa di Bandung. Ia khawati...
-
Damaskus - Israel merupakan satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir berdaya rusak tinggi, namun tidak pernah menda...
-
(Sahabatalaqsha.com ): Sejumlah orang Yahudi penduduk ‘Israel’ ternyata sudah belasan tahun memboikot produk-produk ‘dalam negeri’ merek...
-
Jember - Indonesia-Israel Public Affairs Committe (IIPAC) bergerak bawah tanah sejak berdirinya. Kelompok 'lobi pro-Israel' ini...
Followers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar