Sabtu, 23 April 2011
ABG Zionis Saja Tak Tergila-gila Justin, ABG Kita Menangisi
Pelantun Never Say Never ini sudah ditunggu ratusan penggemar para ABG Indonesia. Mereka bahkan membawa spanduk, aksesoris yang khusus menyambut kedatangan penyanyi yang ditemukan berkat YouTube ini.
Begitu keluar dari pintu 2E, ia langsung menuju mobil Mercedes Bens silver B 638 QW dan segera berlalu. Sementara para ABG histeris. Mereka menangis. Pasalnya ratusan fans ini sudah menunggu lama, bahkan ada yang menunggu sejak dini hari.
Sebagian besar dari mereka adalah perempuan. Dan sebagian besar tidak bisa melihat konser Bieber karena tidak kebagian tiket.
“Kecewa sekali ternyata enggak bisa ketemu. Pengen meluk dan minta tandatangan," kata Molly sesenggukan, remaja asal Pekalongan yang khusus datang demi bertemu Bieber. Molly bukan satu-satunya remaja yang datang dari daerah. Masih banyak yang lain, bahkan ada pula yang datang dari Batam.
Meski banyak yang kecewa karena tidak bisa bertemu langsung, yang pasti malam ini Bieber akan tetap memberikan aksi terhebatnya. Sebanyak lebih dari 10 ribu penonton akan memadati SICC dengan harga tiket yang dijual mulai Rp 500 ribu sampai Rp 1. 650.000.
Lain Indonesia lain Israel. Di negeri kaum Yahudi, Justin Bieber kurang mampu menarik penggemarnya. Buktinya konser Justin 14 April di Hayarkon Park di Tel Aviv, menurut promotor tiket hanya terjual 24.000 penggemar. Namun demikian, angka tersebut masih jauh di bawah perkiraan, yaitu sebanyak 35.000 penggemar.
Sementara itu, tinjauan Jerusalem Post hanya terjual 21.000. padahal pertunjukan Madonna pada 2009 di tempat yang sama menarik 56.000 orang.
"Mereka membayar terlalu mahal dan tak memasarkannya dengan benar," kata promotor Israel Shuki Weiss, yang menduga acara Justin Bieber sulit dipasarkan. "Saya kira penting bagi setiap artis untuk datang ke Israel, tapi orang perlu mengenal massanya."*
sumber : hidayatullah
Kamis, 21 April 2011
Berapa Juta Dollar Bantuan yang Diberikan Washington bagi Mesin Perang Zionis ?
Minggu, 17 April 2011
Facebook Blokir Halaman Ikhwanul Muslimin
Sabtu, 16 April 2011
Sekitar 1000 Kristen Amerika Daftar Jadi 'Warga Negara Israel'
Kamis, 14 April 2011
Mesir Revisi Kontrak Gas, Zionis Terpukul
Pada tahun 2005, Mesir menandatangai kesepakatan dengan Zionis Israel untuk mengekspor 1,7 milyar m2 gas ke Zionis Israel dalam kurun waktu 20 tahun, dengan harga antara 70 sen hingga 1,5 USD per 1 juta BTU. Sementara harga resmi Internasional adalah 2,65 USD per 1 juta BTU.
Pihak oposisi mesir sangat menentang penjualan gas untuk Zionis dengan harga yang jauh dari standar harga pasar.
Gara-gara Pelarangan Menyembelih Hewan Tanpa Dibius, Muslim dan Yahudi Belanda Kompak
Parlemen di Belanda, de Tweede Kamer, mengeluarkan rencana melarang semua penyembelihan hewan tanpa dibius. Gara-gara ini umat Muslim dan Yahudi di Belanda bersama melakukan protes.
Menurut Partai untuk Hewan Belanda, pembiusan perlu supaya hewan tidak menderita sakit. Jadi ada kesan seolah penyembelihan ritual itu barbar. Maka bermunculan protes. Mula-mula dari kalangan muslim. Kemudian disusul oleh pihak Yahudi. Soal penyembelihan ini hampir ada kesamaan antara orang Yahudi dan Islam.
Yahudi menyebutnya kosjer sementara istilah Islamnya halal. Menurut ajaran Yahudi, supaya daging itu kosjer, hewan harus disembelih. Begitu juga dalam Islam, supaya daging halal, maka hewannya harus disembelih sesuai syariat Islam.
Menurut para rabbi Yahudi menyembelih hewan secara ritual itu tidak barbar. Pendapat ini juga didukung tokoh Islam di Belanda. Yasin Forqani, imam muda asal Maroko, juga mengatakan menyembelih secara Islam tidak menyiksa hewan.
Menurut KH Hambali Maksum , seorang ustad atau kiai di Persatuan Muslim se-Eropa atau PPME, di Den Haag, kerjasama Yahudi-Muslim bukanlah hal yang baru dan aneh. Ia menjelaskan, kalau bertitik tolak pada prinsip lakum dinukum wali adin (red. bagimu agamu dan bagiku agamaku), bekerjasama sama dengan siapa saja tidak masalah.
"Islam dan Yahudi lebih banyak persamaannya dibanding Islam dengan Kristen," katanya.
Sebagai contoh, lanjutnya, Islam dan Yahudi sama-sama tidak mengakui penyaliban Isa atau Yesus. Dan dari segi syariat Yahudi dan Islam sama-sama mengharamkan babi dan mewajibkan penyembelihan hewan.
Yang menjauhkan jarak antara Yahudi dan Islam adalah masalah politis, tambah ustad jebolan Irak ini. "Ya terutama karena kasus Israel," jelasnya.
Dalam masalah politik, tambahnya, justru Yahudi dan Kristen bersatu menyerang Islam.
Terakhir Hambali mengatakan, ia pribadi tidak dilibatkan untuk mendatangi Parlemen Belanda memprotes rencana pembuatan UU pelarangan menyembelih tanpa bius ini. "Seandainya ada keterlibatan, maka PPME-lah yang sewajarnya dilibatkan," katanya. (asc)
Negara Palestina Merdeka, Fantasi Mahmoud Abbas ?
Rabu, 13 April 2011
Anak-anak Dibantai, Ini Dia Bukti Kebiadaban Zionis Israel
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA--Dengan sombongnya para pemimpin Zionis mengatakan, tidak ada pengecualian bagi siapapun yang tinggal di Gaza. Pernyataan mereka diikuti dengan langkah nyata dengan membantai anak-anak, wanita dan rumah-rumah warga sipil, untuk menegaskan pada dunia, sejauh mana kebiadaban mereka yang telah menguasai akal serta hati mereka. Anak-anak yang masih bau kencur, dibabat habis dengan rudal serta roket, tak disisakan sedikitpun.
Menurut data resmi yang berhasil dilansir pusat informasi Palestina dari komite emergency Palestina menyebutkan, jumlah syuhada yang gugur sejak awal tahun ini mencapai 50 orang. Tujuh diantaranya adalah anak-anak di bawah tujuh tahun. Sementara yang terluka mencapai 185 orang, 40 di antaranya adalah anak-anak atau setara dengan 40 % dari jumlah yang terluka.
Jubir komite emergency Palestina, Adham Abu Salmiyah dalam pernyataanya pada pusat informasi Palestina menjelaskan, jumlah syuhada yang meninggal dalam agresi Zionis terakhir mencapai 18 orang. Satu di antaranya anak yang sedang bermain bola di lapangan, Mahmud Al-Jarwa.
Kemudian Abu Salmiyah menceritakan tentang kejahatan nyata Zionis terhadap anak-anak, terutama dalam agresinya terakhir. Kejahatan mereka terhadap anak-anak bukan hanya terjadi pada keluarga Al-Halawi dimana tiga bocah yang masih bau kencur gugur syahid, diterjang rudal Zionis yang membuat tubuh mereka tercerai-cerai berai, disebelah timur Syujaeya.
Sebagaimana terjadi pada Mahmud All-Jarwa yang sedang main bola di depan rumahnya, tiba-tiba diterjang rudal Zionis hingga tubuhnya hancur berantakan.
Jubir emergency ini meminta masyarakat internasional untuk bergerak secepatnya menyelamatkan anak-anak Palestina dari kebiadaban agresi Zionis. Karena tindakan mereka jelas-jelas bertentangan dengan semua undang-undang internasional dan kesepakatan Jenewa ke 4.
Dalam agresinya tersebut, Zionis membantai 14 petugas medis dan melukai 5500 orang. 1600 diantaranya adalah anak-anak, kebanyakanya luka bakar, akibat bom phospore yang dilarang di dunia internasional. Sementara rumah yang hancur akibat serangan ini mencapai 20 ribu unit. 4000 diantaranya rata dengan tanah.
Tinggal satu pertanyaan, apakah dunia masih perlu pada data yang lainnya untuk menjelaskan kejahatan Zionis terhadap hak sipil Palestina, terutama anak-anak dan wanita, agar mereka mau bergerak menghentikan kejahatan Zionis?
PBB: Palestina Siap Menjadi Sebuah Negara
Berita terkait
AS Dituding Halangi Upaya Eropa Damaikan 'Palestina-Israel'
AS Dituding Halangi Upaya Eropa Damaikan Palestina-Israel
REPUBLIKA.CO.ID, PBB - Amerika Serikat dituding menghalangi upaya Eropa dalam menyelesaikan kebuntuan proses perdamaian Timur Tengah dalam pertemuan internasional pekan ini, kata sejumlah diplomat pada Selasa (12/4). Washington tidak setuju terhadap Kuartet Diplomatik Timur Tengah dalam pertemuan di Berlin pada Jumat, kata beberapa diplomat.
Pejabat tinggi dari Kuartet Diplomatik, terdiri atas Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia, dan PBB, telah menunda pertemuan yang dijadwalkan pada Maret. Inggris, Prancis, dan Jerman ingin menggunakan pertemuan Kuartet Diplomatik Timur Tengah untuk mengusulkan skema penyelesaian terakhir konflik Palestina-Israel. Mereka berharap pernyataan dari Kuartet Diplomatik Timur Tengah yang akan menetapkan kerangka kesepakatan seperti perbatasan dan persyaratan keamanan, dapat menjalankan kembali pembicaraan langsung antara Palestina dan Israel.
Menegaskan kekecewaan dari ketiga negara itu, seorang diplomat Eropa mengatakan: "Kami berpendapat ini merupakan waktu yang sangat mendesak untuk Kuartet untuk menyatakan pesan politik yang kuat, jadi kami menyesali pertemuan ini tidak dapat diadakan."
"Tingkat frustasi meningkat di pihak Palestina," kata seorang diplomat dari negara UE lainnya. Kedua diplomat berkomentar dengan syarat identitasnya dirahasiakan. Amerika Serikat menetapkan tenggat waktu pada September tahun ini untuk ketetapan atas pembentukan negara Palestina yang merdeka.
Pembicaraan langsung Palestina-Israel berakhir pada akhir September lalu ketika Israel menolak untuk memperpanjang moraturium mengenai pembangunan pemukiman di wilayah terjajah. Israel memaksa bahwa seluruh permasalahan, termasuk pemukiman, harus disepakati dalam pembicaraan langsung.
AS memveto resolusi Arab yang diajukan ke Dewan Keamanan PBB pada Februari yang akan mengecam pemukiman Israel. Jerman, Prancis dan Inggris menyatakan kekhawatiran setelah jajak pendapat mengenai Timur Tengah mengalami kebuntuan.
Dalam kunjungan ke Israel pekan lalu, Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar membuat kemajuan dalam proses perdamaian tersebut.
Laman
Daftar
Archives
-
▼
2011
(67)
-
▼
April
(24)
- ABG Zionis Saja Tak Tergila-gila Justin, ABG Kita ...
- Berapa Juta Dollar Bantuan yang Diberikan Washingt...
- Facebook Blokir Halaman Ikhwanul Muslimin
- Sekitar 1000 Kristen Amerika Daftar Jadi 'Warga Ne...
- Mesir Revisi Kontrak Gas, Zionis Terpukul
- Gara-gara Pelarangan Menyembelih Hewan Tanpa Dibiu...
- Negara Palestina Merdeka, Fantasi Mahmoud Abbas ?
- Anak-anak Dibantai, Ini Dia Bukti Kebiadaban Zioni...
- PBB: Palestina Siap Menjadi Sebuah Negara
- AS Dituding Halangi Upaya Eropa Damaikan 'Palestin...
- Wuih, Thuram Main Bola Bersama Anak-Anak Palestina !
- Netanyahu : Armada Bantuan Tujuan Gaza Adalah Prov...
- Pemilu 2014, IIPAC Cari Capres 'Pro-Israel'
- Sikap Barat Diskriminatif Terkait Nuklir Internasi...
- Underground, Markas Lobi Pro-Zionis di Indonesia B...
- AS Akan Dukung Pendanaan Sistem Pertahanan "Iron D...
- Jihad Islam: Pejuang Palestina Tidak Akan Menyerah...
- Mossad Diduga Korupsi
- Cari Tentara Yang Ditawan Hamas, Zionis Sebarkan S...
- Aneh, Goldstone Tiba-tiba Menarik Laporan Kejahata...
- Yahudi di Sekeliling Adolf Hitler
- Proyek Rekonstruksi Gaza Bangun Seribu Unit Rumah
- Menolak Bertanding Lawan Tim Penjajah Israel, Indo...
- PM Netanyahu Klaim 'Wilayah Israel' Berdasarkan Ta...
-
▼
April
(24)
Konstributor
Entri Populer
-
Simbol yahudi di atap gedung Iran Air TEL AVIV- -Hasil citra satelit dari bandara Teheran yang berhasil diabadikan layanan Google Earth m...
-
Jakarta - Ketua 'Perayaan Hari Kemerdekaan Israel', Samuel Dahana mengaku sebagai Jemaat Gereja Kristen Jawa di Bandung. Ia khawati...
-
Damaskus - Israel merupakan satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir berdaya rusak tinggi, namun tidak pernah menda...
-
(Sahabatalaqsha.com ): Sejumlah orang Yahudi penduduk ‘Israel’ ternyata sudah belasan tahun memboikot produk-produk ‘dalam negeri’ merek...
-
Jember - Indonesia-Israel Public Affairs Committe (IIPAC) bergerak bawah tanah sejak berdirinya. Kelompok 'lobi pro-Israel' ini...
Followers