Minggu, 01 Agustus 2010

Keberadaan Obama tak Dirasakan Palestina

Serbuan biadap Zionis Israel terhadap Palestina menyisakan nestapa.
"Siapa pun yang menjadi presiden AS tak bisa mempengaruhi kebijakan negara itu. Keberadaan Barack Hussein Obama tak punya pengaruh apa-apa pada Palestina," kata Deputi Direktur Institusi Alquds, Fathi Abdelkader, yang berafiliasi ke Partai Hammas, saat berkunjung ke Republika, Senin (31/5).

Ia menambahkan secara ideologi Amerika Serikat dan Yahudi memiliki kesamaan, yakni mendukung penuh keberadaan negara Israel. Dalam pandangan ideologi ini, Nabi Isa tak akan turun ke bumi lagi jika tak ada negara Israel. Hal ini menyebabkan AS tak mungkin menanrik dukungan pada Israel.

Pada awalnya, jelas Abdelkader, Obama pun tak setuju atas pembangunan permukiman Yahudi di Yerusalem dan Gaza. Meski demikian, PM Israel, Benyamin Netanyahu, tetap meneruskan kebijakan itu. Pada akhirnya, Obama pun ikut mendukung tindakan Israel tersebut.

Hal yang paling dibutuhkan oleh Palestina saat ini adalah dukungan dari negara-negara tetangga atau kawasan Arab. Meski demikian, ini juga sulit didapatkan lantaran kebijakan negara-negara Arab sangat tergantung perintah AS.

Ia memberi contoh tatkala Sudan minta 3.000 tenaga kerja dari Mesir agar menggarap sektor pertanian di Sudan. Presiden Mesir, Hosni Mubarak, secara tegas menolak permintaan ini dengan alasan AS tak mengizinkannya. AS pun memantau secara periodik udara keberadaan tenaga kerja Mesir di wilayah perbatasan. Bila jumlahnya dianggap berlebihan, AS akan mengingatkan.

"Mesir tak kuasa menolak. Petinggi Mesir bilang, mereka tak akan mendapat makan jika menolak kehendak AS," papar Abdelkader yang didampingi Direktur Center for Middle East Studies, Amrozi M Rais.

Untuk itu, Abdelkader berharap dukungan media internasional agar tindakan biadap Israel dan AS bisa dihentikan. Secara kebijakan, ia mengungkapkan, Hammas bisa saja mengadakan pembicaraan dengan Israel asalkan mengacu pada penetapan wilayah kedua negara pada pembicaraan 1967.


Sumber : republika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Followers